Como vs Inter Berakhir 0-0: Nerazzurri Masih Lolos ke Putaran Kedua
Laga leg pertama semifinal Coppa Italia 2025/2026 antara Como vs Inter Milan berakhir tanpa gol, dengan skor 0-0 di Stadion Sinigaglia. Kedua tim bermain hati‑hati dan terlalu banyak kehilangan peluang, sehingga duel ini terasa lebih bertahan ketimbang menyerang.
Hasil imbang ini membuat Inter Milan masih berpeluang lolos ke final Coppa Italia, asalkan mereka bisa menang atau menahan imbang skor favorit di leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza. Namun, laga ini juga mengingatkan bahwa lini depan Nerazzurri masih tampil kurang tajam saat tanpa Lautaro Martinez.
Jalannya Pertandingan Babak Pertama Como vs Inter
Como tampil percaya diri sejak awal dan mengambil inisiatif serangan di sepertiga akhir lapangan. Justru Inter, yang lebih sering menguasai bola, kerap kesulitan membangun serangan terarah ke lini pertahanan Como.
Peluang pertama datang pada menit ke‑17, ketika kesalahan Yann Bisseck membuat bola jatuh ke kaki Mergim Vojvoda. Beruntung Carlos Augusto cepat melakukan blok dan menggagalkan ancaman tersebut bagi tim tamu.
Di menit ke‑36, Nico Paz melepaskan tembakan keras mendatar dari sisi kiri, namun Josep Martinez tampil sigap dan berhasil menepis bola. Menjelang akhir babak pertama, Vojvoda kembali mengancam melalui tembakan melengkung yang hanya tipis melebar dari tiang kiri tuan rumah.
Sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0, dengan Como sedikit lebih berbahaya dibanding Inter Milan.
Babak Kedua: Inter Tekan, Como Bertahan Ketat
Inter langsung meningkatkan intensitas serangan di awal babak kedua. Pada detik‑detik awal, Matteo Darmian menusuk dari sisi kanan dan mengirim bola melintasi kotak penalti yang sempat membentur tiang dekat sebelum keluar, sayangnya tiang gawang jadi penyelamat Como.
Como merespons lewat serangan cepat pada menit ke‑48. Umpan silang rendah Smolcic disambut Alex Valle di depan gawang, tetapi tembakan dari jarak dekat justru melenceng dan tidak mengarah tepat sasaran.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, melakukan tiga pergantian penting sebelum menit ke‑60. Denzel Dumfries, Piotr Zielinski, dan Marcus Thuram dimasukkan untuk menambah daya gedor sejaan Nerazzurri.
Inter menguasai lebih dari 60% penguasaan bola di babak kedua, tetapi mereka tetap gagal menciptakan tembakan tepat sasaran yang benar‑benar merepotkan kiper Como. Como memilih bertahan lebih dalam pada 10 menit terakhir, dengan masuknya Anastasios Douvikas dan Martin Baturina untuk mempertahankan pola defensif.
Tambahan waktu tiga menit tidak mengubah skor. Inter terus mengedarkan bola di lini tengah, sedangkan Como tetap disiplin menjaga blok pertahanan hingga peluit panjang dibunyikan dengan skor 0-0.
Secara statistik, Inter menguasai lebih banyak bola dan memiliki intensitas serangan yang lebih tinggi di babak kedua, namun mental finishing tim masih diragukan, terutama tanpa Lautaro Martinez di lini depan.
Sementara itu, Como patut puas dengan hasil ini karena mereka sukses meredam skuad mentereng Nerazzurri di kandang sendiri. Namun untuk pertemuan leg kedua di Stadion Giuseppe Meazza, Como akan menghadapi ujian yang jauh lebih berat, karena Inter biasanya tampil lebih ganas di kandang.
One thought on “Como vs Inter 0-0: Tanpa Gol di Sinigaglia, Nerazzurri Siap Balas di Leg Kedua”